Jumat, 10 Mei 2013

Coretan Keduapuluhdua

aku menunggumu dipersimpangan. akan banyak kata yang akan aku ungkapan , dan akan ada banyak kata juga yang sulit untuk aku jelaskan. mungkin bukan kata yang mau kau dengarkan dan mungkin juga bukan kata yang begitu istimewa. ya.. kata itu adalah kata yang menggambarkan perasaanku padamu, rasa yang selalu menghantuiku saat sepi dan kata yang takkan pernah berakhir dengan bahagia. aku masih menunggumu dipersimpangan.begitu banyak cahaya putih disini , tapi anehnya aku tidak bisa merasakannya,karna tubuhku telah dilumuri oleh bayangan hitam. hingga mati adalah jalan untuk menggakhirinya. sekali lagi,aku melihat cahaya putih itu,kali ini cahayanya begitu terang. aku pun mencoba menghampirinya tapi itu percuma saja,lagi-lagi bayangan hitam itu lah yang membuat ku tak dapat melakukan apa-apa. aku pun berusaha untuk menggabaikan cahaya putih itu dan kembali kepersimpangan dimana aku menunggumu. aku menatap kembali dalam diriku,memperjelas apa yang salah pada otakku. ya,dan akhirnya kini semua semakin jelas dan aku sedikit bisa menyimpulkan kesalahanku selama ini. Mencintaimu rupahnya itulah kesalahanku. merinduhkanmu juga lah kesalahanku. kini sedikit demi sedikit bayangan hitam itu mulai memudar dari tubuhku,aku pun mulai bisa merasakan cahaya putih itu.namun tak dapat aku pungkiri aku masih menunggumu disini, menunggu cinta yang hanya hidup didalam Mimpi. untuk sekian kalinya aku katakan,aku masih menunggumu dipersimpangan ini, Persimpangan jalan ANTARA HIDUP DAN MATI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar