Sabtu, 18 Mei 2013

Coretan Keduapuluhempat

"Yang terucap akan lenyap dan yang tercatat akan teringat" mungkin karna kata2 itu lah yang membuat ku akan menuliskan mimpi ku pagi tadi. entah kenapa, rasanya aku tak mau melupakan mimpi ini. >>> aku tidak tahu berada ditempat mana saat itu, tapi aku melihat begitu banyak orang yang sedang melakukan Tahlilan disana. aku hanya berdiri disudut ruangan yang terhalang dengan lemari yang cukup besar,tapi aku masih bisa melihat orang2 itu. sekejab kemudian aku tak lagi berdiri sendirian ditempat yang masih asing bagi ku. aku sudah berada dalam gendongan seorang Ustad yang sedang banyak dibicarakan orang2 akhir2 ini karna kepergiannya ke Rumah ALLAH SWT secara tiba2,beliau lah ustad JEFFRI BUKHORI atau yang lebih sering dipanggil (UJE). aku merasa heran. aku tak tau kenapa aku sudah berada digendongan beliau, tapi aku merasa begitu nyaman ditangannya. seperti anak kecil saja yang tenang digendongan orang tuanya,setidaknya itulah yang aku rasakan. aku masih berada digendongan beliau,sampai tiba2 beliau menaggis melihat semua orang dan diriku. diselah tangisannya beliau juga membaca sebuah Sholawat(maaf aku tak mengingat Sholawat mana yang beliau baca). sekejab pun aku mulai merasakan hal yang aneh,jantungku berdegub kencang,hatiku begitu lemah dan air mata pun tak terhelahkan. aku pun Menanggis,menanggis lebih keras dari beliau. tapi yang aku herankan adalah kenapa orang2 lainnya tak menggiharukan kami,bahkan tak melihat sehelai rambut kami pun. aku menanggis,menanggis begitu lama,sampai akhirnya aku terbangun dari tidurku,melihat sekujur tubuhku yang masih bernyawa... *semoga dari mimpi itu aku bisa mengambil sepercik pencerahan,bahwa setiap orang pasti akan kembali kepada yang maha ESA,entah kapan,cepat atau lambat itu akan terjadi, dan hanya perbuatan baiklah yang akan menyelamatkan kita* TERIMA KASIH...

Selasa, 14 Mei 2013

Coretan Keduapuluhtiga

seketika aku ingin rasanya hilang ingatan dan rasanya aku juga ingin sekejab saja menghilang dari dunia yang aku pijak sekarang untuk melihat dari alam lain tentang bagaimana orang2 bisa mendapatkan senyuman dan cinta. ada satu hal yang lebih penting dari itu,aku ingin melihat diriku sedang tertawa lepas dengan sesosok bidadari yang diturunkan dari awan putih yang menggembung atau melihat diriku sedang bersandar dipundak bidadari yang sedang melamun menata dunia kita berdua disebuah taman bunga yang penuh dengan bunga Tulip bermekaran. sebuah mimpi tetap saja mimpi dan setiap orang harus siap jika terbangun nanti termasuk aku,tapi saat aku pergi dan muncul kembali disini setidaknya aku bisa mendapatkan sebuah jawaban dari pertanyaan ku saat itu "seberapa pentingkah aku di dunia ini ?" atau bahkan aku bisa mendapatkan satu senyuman dari seseorang yang aku cintai,walau itu bukan cinta sekalipun...

Jumat, 10 Mei 2013

Coretan Keduapuluhdua

aku menunggumu dipersimpangan. akan banyak kata yang akan aku ungkapan , dan akan ada banyak kata juga yang sulit untuk aku jelaskan. mungkin bukan kata yang mau kau dengarkan dan mungkin juga bukan kata yang begitu istimewa. ya.. kata itu adalah kata yang menggambarkan perasaanku padamu, rasa yang selalu menghantuiku saat sepi dan kata yang takkan pernah berakhir dengan bahagia. aku masih menunggumu dipersimpangan.begitu banyak cahaya putih disini , tapi anehnya aku tidak bisa merasakannya,karna tubuhku telah dilumuri oleh bayangan hitam. hingga mati adalah jalan untuk menggakhirinya. sekali lagi,aku melihat cahaya putih itu,kali ini cahayanya begitu terang. aku pun mencoba menghampirinya tapi itu percuma saja,lagi-lagi bayangan hitam itu lah yang membuat ku tak dapat melakukan apa-apa. aku pun berusaha untuk menggabaikan cahaya putih itu dan kembali kepersimpangan dimana aku menunggumu. aku menatap kembali dalam diriku,memperjelas apa yang salah pada otakku. ya,dan akhirnya kini semua semakin jelas dan aku sedikit bisa menyimpulkan kesalahanku selama ini. Mencintaimu rupahnya itulah kesalahanku. merinduhkanmu juga lah kesalahanku. kini sedikit demi sedikit bayangan hitam itu mulai memudar dari tubuhku,aku pun mulai bisa merasakan cahaya putih itu.namun tak dapat aku pungkiri aku masih menunggumu disini, menunggu cinta yang hanya hidup didalam Mimpi. untuk sekian kalinya aku katakan,aku masih menunggumu dipersimpangan ini, Persimpangan jalan ANTARA HIDUP DAN MATI.